All posts by DL - MOYO

Truk Kayu dan Bahagia yang Sederhana dari Masa Lalu

Pemandangan seorang anak asyik bermain mobil-mobilan truk kayu kini terasa langka, terutama di tengah hiruk pikuk kota. Namun, bagi yang tumbuh di era 90-an, terutama di kawasan Bekasi, pemandangan seperti ini bukanlah hal asing. Dulu, mainan truk mini dari kayu yang ditarik dengan seutas tali menjadi salah satu hiburan favorit anak-anak. Sebelum populernya mobil remote control, mainan kayu buatan tangan pengrajin lokal ini begitu digemari, meski tak dijual di semua pasar mainan. Hanya segelintir anak yang memilikinya, karena harus membelinya langsung ke sentra pengrajin.

Mobil truk kayu itu tak hanya menarik secara bentuk, tapi juga fungsional. Meski sederhana, mainan ini dikenal kokoh dan tahan lama, bahkan bisa dinaiki oleh balita. Tali yang terikat pada mobil bisa digunakan untuk menariknya mengelilingi halaman rumah atau kampung. Tak jarang, mobil ini juga dimanfaatkan untuk mengangkut batu kecil, membuat permainan terasa lebih nyata dan seru.

Kebahagiaan anak-anak saat itu begitu tulus. Mereka tak peduli apakah mainan tersebut mahal atau murah, karena yang penting adalah rasa senang saat bermain. Kini, truk kayu seperti itu mulai menghilang dari lingkungan perumahan, tergeser oleh pesatnya perkembangan teknologi dan kehadiran gawai.

Padahal, mainan lokal seperti ini memiliki nilai budaya yang tinggi. Selain menjadi wujud kreativitas daerah, mainan ini juga dapat menjadi sumber penghasilan masyarakat. Sudah semestinya produk khas seperti ini dilestarikan sebagai bagian dari warisan lokal.

Nostalgia Kapal Otok-Otok, Mainan Sederhana yang Tetap Berlayar di Hati

Bagi anak-anak generasi 80 hingga 90-an, kapal otok-otok adalah mainan yang lekat dengan masa kecil. Terbuat dari kaleng bekas dan dirakit secara manual, kapal mungil ini dulu sering menemani permainan di halaman rumah atau bak air. Suara khas “tok-tok-tok” yang dihasilkan saat kapal bergerak membuat mainan ini dikenal sebagai kapal otok-otok, sebuah hiburan sederhana namun penuh makna di era sebelum gawai mendominasi.

Di Curup, Bengkulu, Ardi pun masih setia menjajakan kapal otok-otok di Pasar Pagi Terminal Pasar Atas. Ia mengaku meski tak lagi sepopuler dahulu, masih ada pembeli yang mencari mainan ini untuk mengenang masa kecil. Cara kerja kapal ini pun unik. Air dimasukkan ke dalam pipa di bagian belakang, lalu sumbu berbahan kapas dan minyak goreng dinyalakan. Panas dari api mendidihkan air, menghasilkan uap yang mendorong kapal bergerak sambil mengeluarkan suara dan asap, menyerupai kapal sungguhan.

Kini, kapal otok-otok telah dijual seharga Rp15 ribu per buah. Ardi bercerita bahwa dulu ia bisa menjual puluhan dalam sehari, namun kini minat anak-anak mulai menurun karena tergeser oleh permainan digital. Winda, seorang ibu, membeli kapal tersebut agar anaknya bisa merasakan keseruan mainan masa lalu. Ia berharap anaknya tak hanya terpaku pada layar ponsel, tetapi juga mengenal permainan yang menyentuh imajinasi dan motorik.

Baru Mulai Koleksi Figure Anime? Kenali Dulu Jenis-Jenisnya Biar Nggak Salah Beli

Bagi kalian para pemula yang baru ingin mengoleksi merchandise anime, penting banget untuk mengetahui jenis-jenis figure anime sebelum membeli. Meskipun terlihat serupa di mata awam, setiap figure memiliki karakteristik unik yang membedakannya, termasuk bahan, ukuran, fungsi, dan tentu saja harga. Salah satu yang paling dikenal adalah action figure atau sering disebut PVC, yang biasanya terbuat dari bahan resin dan menampilkan pose karakter ikonik dari anime. Figure ini biasanya berukuran kecil dan cocok untuk dikoleksi atau dijadikan pajangan. Harga action figure sendiri cukup bervariasi, mulai dari 300 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung karakter dan kualitasnya.

Lalu ada figma figure yang memiliki kelebihan pada bagian gerakan. Tidak seperti action figure biasa, figma bisa digerakkan dan posenya bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Bahkan, beberapa figma bisa diganti ekspresi wajahnya. Figma juga menyediakan aksesori tambahan yang membuat kreativitasmu makin bebas dalam memajangnya. Selanjutnya, ada S.H.Figuarts atau SHF, versi yang lebih fleksibel dibanding figma. SHF bisa digerakkan lebih bebas, meskipun sisi artistiknya sedikit lebih rendah. Namun beberapa versi SHF tetap punya tampilan keren jika punya budget lebih.

Nendoroid juga menjadi favorit karena tampilannya yang imut dengan kepala besar dan tubuh kecil, terbuat dari ABS dan PVC. Walaupun ukurannya kecil, harganya tetap bisa menyentuh angka fantastis. Terakhir, ada Petite Chara yang bentuknya mirip chibi dan dijual dalam satu set. Meskipun tidak bisa digerakkan, harganya cukup terjangkau. Mengenali jenis-jenis figure ini penting agar kalian bisa memilih sesuai selera dan kantong.v

Boneka Gardevoir Ukuran Asli Ludes Terjual, Bukti Kekuatan Daya Tarik Pokémon

The Pokémon Company resmi mengumumkan perilisan boneka Gardevoir berukuran asli pada 31 Januari 2025. Boneka ini dijual eksklusif melalui Pokémon Center Online dan langsung menarik perhatian para penggemar. Dengan tinggi 160 sentimeter dan bobot 5 kilogram, boneka ini sangat mirip dengan ukuran asli Gardevoir seperti yang tercatat di Pokédex, meskipun beratnya jauh lebih ringan dari versi dalam gim yang memiliki berat 48,4 kilogram. Harga boneka ini dibanderol sebesar 49.500 yen atau sekitar 324 dolar AS dan mulai dikirimkan sejak 6 Februari. Namun, antusiasme luar biasa dari penggemar membuat stoknya langsung habis dalam waktu singkat. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan ulang produk ini.

Gardevoir sendiri pertama kali muncul dalam gim Pokémon Ruby dan Sapphire, dan merupakan salah satu dari dua evolusi akhir dari Ralts. Kepopulerannya tidak bisa diragukan lagi, terbukti dengan keberhasilannya menempati posisi kesembilan dalam kontes “Pokémon of the Year 2020” yang diadakan oleh Google. Perilisan boneka Gardevoir ini menambah daftar panjang boneka ukuran asli lainnya yang pernah diluncurkan, termasuk Snorlax yang ikonik.

Sejak awal kemunculannya pada 1996 lewat gim Game Boy, Pokémon telah berkembang menjadi fenomena global. Franchise ini mencakup berbagai media, seperti serial animasi, film layar lebar, permainan kartu, hingga beragam merchandise. Kesuksesan Pokémon juga terlihat dari permainan kartu koleksi yang masih populer hingga kini, bahkan beberapa kartu langka bisa mencapai harga tinggi di pasar sekunder. Selain itu, kolaborasi dengan brand besar seperti McDonald’s melalui Pokémon Dragon Discovery Happy Meal semakin memperluas jangkauan pasar mereka. Peluncuran boneka Gardevoir ini menegaskan komitmen The Pokémon Company untuk terus menghadirkan produk menarik bagi penggemarnya di seluruh dunia.

Serunya Beragam Kartu UNO yang Paling Sering Dimainkan hingga Kini

Seiring berjalannya waktu, permainan kartu UNO terus mengalami pengembangan dengan hadirnya berbagai varian yang membuat permainannya semakin menarik. Meskipun diperkenalkan pertama kali pada tahun 1971 oleh Merle Robbins, UNO masih menjadi favorit banyak orang, terutama di kalangan remaja. UNO sendiri merupakan salah satu produk dari Mattel, perusahaan mainan global yang dikenal dengan banyak waralaba hiburan keluarga ternama. Dengan berkembangnya zaman, jenis-jenis UNO pun makin beragam dan sering kali membuat pemain bingung dalam memilih.

Salah satu varian menarik adalah UNO Flip, yang menampilkan kartu dengan dua sisi—terang dan gelap—untuk menambah tantangan dalam permainan. Selain itu, ada UNO Mercy yang memperketat aturan bermain dan menghadirkan hukuman lebih berat, cocok untuk pemain yang menyukai persaingan lebih intens. Lalu ada UNO Show Em No Mercy, versi yang lebih ekstrem dengan penambahan kartu dan aturan baru yang menjadikan permainan semakin seru dan menegangkan. Untuk pemain yang menyukai versi klasik, UNO Klasik tetap menjadi pilihan utama dengan aturan mencocokkan warna atau angka pada kartu. Sementara itu, UNO Express hadir sebagai versi cepat dengan jumlah kartu awal lebih sedikit dan cocok dimainkan dalam waktu singkat.

Beragamnya pilihan UNO tersebut dapat dengan mudah ditemukan di toko mainan maupun platform belanja online terpercaya. Dengan masing-masing keunikan aturan dan gaya bermain, para penggemar UNO kini memiliki lebih banyak cara untuk menikmati keseruan bersama keluarga dan teman.

Mainan untuk Lansia: Tren Baru yang Meningkat di Pasar China

Guan Weijiang, seorang penjual mainan berpengalaman selama lebih dari 10 tahun yang berasal dari Yiwu, China, kini menghadapi lonjakan pesanan daring yang tak terduga. Pesanan-pesanan tersebut bukan berasal dari anak-anak, melainkan dari kelompok yang semakin berkembang, yaitu warga lanjut usia (lansia). Toko daringnya, Xinyu Toy Flagship Shop di platform Tmall, kini mencatatkan penjualan signifikan dari mainan kebugaran dan pelatihan otak yang sangat diminati oleh konsumen lansia. Data menunjukkan, pelanggan berusia 50 tahun ke atas kini menyumbang sekitar 30 persen dari basis konsumen toko tersebut, angka yang terus meningkat setiap tahun.

Produk-produk terlarisnya pada tahun 2024 adalah bola latihan pergelangan tangan dan kubus teka-teki manik berputar, yang menggabungkan aktivitas fisik ringan atau stimulasi mental dengan hiburan. Tren ini muncul setelah percakapan dengan Cheng Xin, manajer operasional Tmall, yang menunjukkan potensi pasar lansia yang sedang berkembang. Pencarian produk mainan untuk lansia di platform tersebut meningkat 124 persen, dan penjualannya naik 70 persen sepanjang tahun lalu.

Pabrik-pabrik di Yiwu, serta kota-kota lain seperti Chenghai dan Shantou, kini berfokus pada pasar ini, dengan banyak perusahaan mainan anak-anak yang sebelumnya sudah mapan, mulai merambah ke produk untuk lansia. Guan, yang sudah berpengalaman dalam desain dan penjualan mainan anak-anak, mulai meluncurkan mainan khusus lansia, dan hasilnya melampaui ekspektasi.

Tren ini sejalan dengan perubahan demografis di China, di mana populasi lansia diperkirakan terus berkembang. Data resmi menunjukkan bahwa sekitar 310 juta orang di China berusia 60 tahun ke atas, dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat. Bagi konsumen seperti Li, mainan untuk lansia memenuhi kebutuhan fisik dan emosional orang tua mereka, dengan menawarkan hiburan dan latihan fisik ringan.

Deretan Action Figure dengan Harga Fantastis yang Membuat Takjub Kolektor

Mainan action figure awalnya dirancang untuk pasar anak-anak, tetapi belakangan ini, produk ini lebih diminati oleh kalangan dewasa yang hobi mengoleksi karakter-karakter favorit mereka. Fenomena ini membuat produsen action figure mengembangkan produk dengan inovasi dan teknologi canggih. Kini, action figure hadir dengan harga yang sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah, tergantung pada keunikan dan kecanggihannya. Beberapa action figure bahkan memiliki harga yang sangat fantastis. G.I Joe Prototype 1963, misalnya, merupakan figur aksi termahal yang terjual di lelang pada tahun 2009 seharga $200.000 atau sekitar Rp3,2 miliar. Sementara itu, figur Obi-Wan Kenobi dari Star Wars yang dilengkapi dengan lightsaber teleskopik sempat terjual seharga $76.000 (Rp1 miliar) pada 2017. Boba Fett dari Star Wars, figur yang tidak pernah dirilis ke publik karena memiliki senjata berbahaya, berhasil terjual seharga $525.000 (Rp8,5 miliar). Ada juga Playmates Scratch the Cat, yang meskipun merupakan karakter sampingan dari game Teenage Mutant Ninja Turtles, dihargai hingga $10.000 (Rp162 juta) karena kelangkaannya. Salah satu figur anime termahal adalah Monkey D. Luffy Gold, yang terjual seharga $200.000 (Rp3,2 miliar), berkat bahan emas murni yang digunakan dalam pembuatannya. Selain itu, figur Darth Vader dan Luke Skywalker dengan lightsaber ganda yang dihentikan produksinya karena bahaya, kini dihargai tinggi, masing-masing dengan harga $22.000 (Rp357 juta) dan $25.000 (Rp400 juta). Ada juga Hulk Hogan Prototype, yang meskipun belum dicat, terjual seharga $50.000 (Rp800 juta). Action figure Ideal Super Queens Batgirl yang langka dijual seharga $30.000 (Rp488 juta). Terakhir, Optimus Prime 1984, karakter utama dalam Transformers, berhasil terjual seharga lebih dari $40.000 (Rp650 juta) pada 2023.

Deck Toon World di Yu-Gi-Oh! Duel Links: Kekuatan dan Strategi

Deck Toon World di Yu-Gi-Oh! Duel Links menawarkan kombinasi kartu yang sangat kuat dengan kemampuan untuk mengalahkan lawan dengan cepat. Dengan kartu Toon World, monster Toon kamu bisa langsung menyerang Life Points (LP) lawan tanpa harus mengatasi monster mereka terlebih dahulu. Untuk menggunakan deck ini dengan maksimal, kamu memerlukan karakter Pegasus dengan kemampuan “It’s a Toon World” yang memungkinkan kamu untuk memulai duel dengan Toon World aktif. Meskipun deck ini sangat efektif dalam menyerang, ada kelemahan yang perlu diperhatikan, yakni monster Toon tidak dapat menyerang pada giliran mereka disummon. Oleh karena itu, kamu perlu melindungi mereka terlebih dahulu agar bisa melakukan serangan langsung.

Komposisi kartu yang tepat sangat krusial dalam deck ini, karena kamu membutuhkan kombinasi antara kartu serangan dan pertahanan. Beberapa kartu utama yang harus ada di deck ini antara lain Toon Mermaid, yang dapat menyerang LP lawan setelah membayar 500 LP, dan Toon Summoned Skull, monster dengan damage tinggi yang bisa di-combo dengan Toon Rollback untuk menyerang dua kali dalam satu giliran. Kartu seperti Gravelstorm sangat berguna untuk melindungi Toon World dari serangan musuh, sementara kartu Jerry Beans Man dan Flash Assailant menambah kekuatan serangan. Untuk perlindungan, kartu seperti Sphere Kuriboh dan Windstorm of Etaqua sangat berguna untuk mencegah serangan musuh. Dengan komposisi kartu yang tepat, deck Toon World akan menjadi ancaman serius di arena duel.

Yoyo Termahal di Dunia, Mainan Unik yang Jadi Incaran Kolektor

Bagi para kolektor mainan, memiliki yoyo dengan harga fantastis bisa menjadi hobi yang memberikan kepuasan tersendiri. Meski terkesan sederhana, yoyo sebenarnya merupakan sebuah karya seni yang membutuhkan keterampilan, ketekunan, serta konsistensi dalam memainkannya. Tidak heran jika beberapa orang rela mengeluarkan dana besar demi mendapatkan yoyo langka dengan nilai historis dan desain eksklusif.

Salah satu yoyo yang paling dicari adalah Original Pedro Flores, yang dianggap sebagai yoyo tertua di dunia. Karena statusnya sebagai barang antik, harga jualnya bisa mencapai Rp11 juta. Selain itu, ada YoyoJam Next Level yang dibuat dari bahan aluminium kelas pesawat terbang, memberikan stabilitas luar biasa saat diputar dengan kecepatan tinggi. Yoyo ini dijual dengan harga Rp2 juta. Yoyo langka lainnya adalah Yoyo Richard Nixon, yang memiliki tanda tangan Presiden AS ke-37 serta pernah dimiliki oleh legenda musik terkenal. Nilai jualnya mencapai Rp238 juta, menjadikannya sebagai yoyo termahal di dunia.

Tidak hanya itu, YoYo Factory juga merilis yoyo unik bernama Catch 22 yang dilengkapi dengan perangkat lunak dan dibanderol seharga Rp10 juta. Sementara itu, perusahaan Australia Jack Russell pernah meluncurkan Yoyo Special Coca-Cola dalam jumlah terbatas, membuat harganya melonjak hingga Rp28 juta. Terakhir, Duncan Freehand De-Luxxe yang terbuat dari 99% magnesium ditawarkan dengan harga Rp8 juta per unit.

Dengan nilai historis dan keunikannya, yoyo-yoyo ini menjadi incaran kolektor yang ingin memiliki lebih dari sekadar mainan, tetapi juga sebuah karya seni berharga.

Menikmati Seni Merakit Gunpla: Lebih dari Sekadar Hobi

Selama kurang lebih delapan tahun, saya menekuni hobi mengoleksi gunpla atau gundam plastic, model kit keluaran Bandai yang diadaptasi dari serial anime-nya. Meski sering mendapat komentar skeptis dari beberapa teman yang menganggap hobi ini kekanak-kanakan, bahkan menyebut, “Udah bapak-bapak masih aja main robot-robotan,” saya tetap teguh melanjutkan koleksi gunpla saya hingga sekarang. Bagi sebagian orang, mengoleksi gunpla mungkin terlihat seperti pemborosan, tetapi bagi saya dan para kolektor lainnya, ada kepuasan tersendiri saat berhasil mendapatkan model yang diinginkan dan merakitnya dari nol.

Keseruan sejati dari gunpla bukan hanya terletak pada memiliki model tertentu, tetapi pada proses merakitnya. Ada tantangan yang muncul dalam menyusun setiap bagian dengan presisi hingga membentuk sebuah unit yang sempurna. Kesulitan dalam merakit pun bervariasi tergantung pada model yang dipilih. Semakin rumit desainnya, semakin besar rasa puas ketika berhasil menyelesaikannya. Dalam perakitannya, diperlukan ketelitian serta beberapa peralatan khusus agar hasilnya maksimal. Beberapa alat yang umum digunakan antara lain nipper atau tang potong untuk memastikan pemotongan bagian gunpla lebih rapi, pinset untuk memasang stiker berukuran kecil, serta amplas yang berguna untuk menghaluskan potongan yang kurang sempurna.

Selain itu, ada drawing pen ukuran 0.05 yang digunakan untuk menebalkan garis detail pada gunpla, serta alas potong atau cutting mat yang membantu dalam proses pemotongan agar lebih presisi. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah pencahayaan yang cukup saat merakit, karena setiap bagian memiliki detail kecil yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dalam pemasangan. Dengan segala tantangan dan keseruannya, merakit gunpla bukan sekadar hobi biasa, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap seni dan ketelitian.